advertisement

Senin, 09 Februari 2015

10 Gangguan yang bisa terjadi pada pelayanan pujian penyembahan dalam ibadah.


Berikut 10 Gangguang dalam pelayanan pujian penyembahan yang sering terjadi dalam ibadah raya seperti yang diopinikan oleh Chuck Lawless seorang Profesor Pelayanan dan Misi, dikutip dari laman CharismaNews.com

1. Vocal dari Back Up Singer atau Tim Pujian Sulit Dimengerti.
Sound system mungkin jelek, penyanyi mungkin tidak mengucapkannya dengan baik, atau musik meredam lirik lagu. Hal ini sering membuat kita kehilangan pesan dari lagu yang sedang dinyanyikan.

2. Wajah Tanpa Senyum dari Pemimpin Pujian.
Ada kalanya pemimpin pujian atau tim pelayanan kurang ekspresif.

3.Musisi atau Penyanyi yang Buruk.
Mungkin tingkat kemampuan setiap orang dalam tim bervariasi. Namun perlu dipahami bahwa setiap musisi harus sudah menguasai betul materi yang dibawakannya.

4.Penyanyi Tidak Siap.
Disini tingkat kemampuan tidak masalah; kurangnya persiapan yang kelihatannya menjadi masalah. kadang kala (benar atau tidak) sepertinya musik dan lagu yang dibawakan sama sekali tidak dilatih sebelumnya. Faktanya kita sering mendengarkan seorang pemimpin pujian berkata: " Tolong doakan saya bernyanyi hari ini karena saya benar-benar tidak punya waktu untuk menyiapkannya.

5. Pemimpin Pujian seakan-akan Menjadi Pengkhotbah.
Tidak masalah dalam jika seorang pemimpin pujian ingin menyampaikan sesuatu, hanya saja beberapa pemimpin pujian berbicara terlalu banyak sehingga menjadi seperti pendahuluan khotbah dan sering menjadi penganggu dalam flow pujian penyembahan.

6. Lagu-Lagu Tidak Berubungan Dengan Topik Khotbah.
Lagu-lagu yang berkaitan dengan khotbah akan menolong jemaat agar mudah mengingat dan menyerap khotbah yang didengar.

7. Lagu yang Sulit Untuk Dinyanyikan.
Lagu-lagu yang sulit mungkin bisa dinyanyikan oleh penyanyi yang memang memiliki karunia untuk itu, namun belum tentu seluruh jemaat dapat menyanyikannya atau memiliki kemampuan yang sama dalam menyanyikan lagu-lagu yang sulit. Jadi perlu memilah-milah lagu mana yang mudah dipahami jemaat.

8.Kurangnya Pelayanan Multimedia dalam Memahami Lagu.
Sering terjadi pemenggalan kalimat pada tampilan multimedia menganggu jemaat dalam mengikuti irama atau melodi lagu. Bahkan ada kalanya tidak sesuai dengan pemimpin pujian.

9. Perpaduan Gaya Penyembahan Yang Buruk.
Lucunya kita sering melihat di beberapa gereja memadukan gaya pujian penyembahannya atau genre musik yang tidak sesuai dengan pemimpin pujiannya.

10. Membawakan Lagu Baru Tanpa Mengajarkannya Terlebih Dahulu.
Banyak penulis lagu yang bagus dalam gereja hari-hari ini. Beberapa lagu mungkin dapat dipahami dengan cepat, namun perlu intensitas yang sering untuk menolong jemaat dapat menguasai lagu.

Gangguan apa yang anda temui?

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

tinggalkan komentar anda

 

Kawanan Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates